Hal itu disampaikan Merrry Harun selaku Director DataScript, distributor resmi Canon di Indonesia di Ancol, Sabtu (1/10/2011). "EOS 1100D masih jadi favorit. Apalagi bagi mereka yang baru beralih ke kamera DSLR dan memiliki budget rendah namun tetap menginginkan spesifikasi mumpuni," ujarnya di sela Canon PhotoMarathon 2011.
Ditambahkannya lagi, Canon hingga kini masih menjadi pemain unggulan di kelas DSLR dengan pencapaian market share di atas 50%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Merry mengklaim posisi Canon berada di nomer 1 untuk kamera saku, namun market share-nya tidak pernah melebihi kisaran angka 30%. Hadirnya merk-merk baru yang harganya lebih miring menjadi alasan Canon agaknya masih harus berjuang menaikkan persentase tersebut.
Untuk kategori kamera compact sendiri, kamera prosumer G11 tetap menjadi favorit. Diturunkannya resolusi sensor dari adiknya, G10 (14.7 MP) menjadi 10 MP tidak membuat antusias konsumen menurun.
Kamera bergaya retro dengan LCD yang bisa diputar (swivle) serta dukungan HDMI adalah beberapa daya tarik dari G11. Apalagi dengan diturunkannya resolusi sensor yang dilakukan Canon dan penyematan prosesor DIGIC 4, kualitas foto yang dihasilkan Canon diklaim justru lebih bagus terutama jika memakai ISO tinggi.
(sha/fyk)