PT Malindo Imaging Technologies (MIT), produsen tinta printer inkjet di Indonesia, coba untuk memenuhi kebutuhan itu dengan melakukan inovasi teknologi dalam pembuatan tinta.
"Kami memiliki fasilitas manufaktur dan alat uji untuk menghasilkan tinta yang terbaik serta tidak kalah dengan produk tinta ternama lainnya," ujar Louis Daniel Woon, General Manager PT MIT dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya memakai bahan baku berkualitas terbaik, penelitian, dan pengembangan, MIT juga menggunakan pengetahuan ilmiah dan teknologi terbaru guna untuk menjamin kualitas premium pada produk tintanya.
Selain itu, tinta MIT yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi untuk tingkat kecerahan, stabilitas, kehandalan dan pencetakan halus tanpa menyumbat nozzle, demikian Louis menjelaskan.
Pabrik tinta yang berlokasi di area industri Sentul, Bogor - Jawa Barat, Indonesia ini, diklaim MIT sebagai pabrik pertama di tanah air yang mampu memproduksi tinta untuk printer desktop dan printer large format dalam jumlah massal serta besar.
Keberadaan pabrik yang dimiliki asli oleh bangsa Indonesia, membuat MIT mampu bersaing, baik di pasar nasional maupun internasional, dalam hal kualitas dan harga produk.
E1 Ink dan F1 Ink
Saat ini MIT memiliki dua produk unggulan. Pertama adalah F1 ink yang ditujukan untuk pasar pengguna ritel atau untuk keperluan Desktop Printer. Produk ini telah digunakan secara luas oleh konsumen di Indonesia. Memiliki kualitas yang handal dengan harga terjangkau.
Dan September 2011 ini MIT dengan bangga melakukan pengembangan pasar dengan memproduksi Solvent Inks untuk printer large format yang produknya diberi nama E1 ink. Tinta ini dibuat dengan bantuan Nano Particle Technology.
"Produk ini adalah solven Ink untuk printer berlarge formatyang pertama di buat oleh bangsa Indonesia," kata Louis.
F1 ink dan E1 ink menawarkan berbagai macam tinta yang cocok untuk beragam aplikasi. "Bukan hanya itu saja, kami juga bekerjasama dengan produsen dan penyedia bahan kimia utama agar dapat terus meningkatkan teknis untuk kepentingan pelanggan," ujarnya lebih lanjut.
Ke depannya, MIT akan terus memperluas jaringan pasar ke luar negeri, meningkatkan kemampuan manufaktur, serta memperbesar kerjasama teknis dengan para mitra.
(rou/rou)