Raihan ini pun tercatat mengalami peningkatan sekitar 30% secara year on year untuk urusan penjualan ponsel dan membuat perusahaan mengalami peningkatan 400% dalam penjualan smartphone atau mencapai 5 juta unit.
Seri smartphone Blade, menjadi andalan ZTE untuk memperkuat posisi. Melalui kemitraan dengan sekitar 80 operator global, ZTE Blade sekarang tersedia di hampir 50 negara, termasuk Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan juga menargetkan penjualan 12 juta terminal smart pada semester II tahun 2011. Sebagai hasil dari strategi ini, ZTE telah tumbuh dalam pangsa pasar di empat pasar strategis utama yaitu China, Amerika Utara, Eropa dan Amerika Latin.
Di China, bisnis ponsel ZTE tumbuh lebih dari 20%. Hal ini salah satunya disebabkan kolaborasi ZTE dengan tiga operator besar di Negeri Tirai Bambu. Khusus untuk pasar AS, kemitraan dengan operator setempat juga mampu mengatrol penjualan ponsel ZTE di AS hingga meningkat 300% pada semester I 2011.
Di Eropa, ZTE bermitra dengan lebih dari 65 operator untuk smartphone, dengan penjualan ponsel meningkat sebesar 30% secara regional pada periode yang sama.
Di Amerika Latin, pangsa ZTE untuk pasar Brasil meningkat 46% dan ZTE telah menanam invetasi pada sebuah industri teknologi tinggi, yang diperkirakan akan menjadi tempat penelitian telekomunikasi serta pusat produksi dan pelatihan terbesar di negara itu dan menjadi fasilitas riset dan pengembangan ZTE pertama di pasar Amerika Latin.
Di Indonesia, ZTE baru saja meluncurkan beberapa seri terminal smart di antaranya tiga handset berbasis Android: ZTE Freddo, ZTE Blade, dan ZTE Light Plus Tab dan satu Data Card, MF 190 dengan kampanye ZTE Androholic.
Dalam laporan IDC yang berjudul 'World Mobile Phone Tracker' Juli 2011 menyatakan bahwa ZTE menjadi vendor ponsel terbesar ke-5 di dunia setelah perusahaan itu menjual unit-unit perangkatnya pada dua kuartal pertama tahun ini. ZTE total memiliki pangsa pasar 4,5% dari 3,3% di tahun sebelumnya.
Masih menurut laporan tersebut, ZTE dan Apple adalah dua vendor di antara lima besar yang telah mengalami kenaikan lebih dari 30% pertumbuhan pangsa pasar. ZTE kini telah mencapai pertumbuhan pangsa pasar di atas 30% dalam kurun waktu lima tahun berturut-turut.
"Kami sangat senang dengan keberhasilan ZTE Blade di seluruh dunia dan juga handset kami yang lain di pasar utama lainnya," kata Executive Vice President ZTE He Shiyou, dalam keterangannya, Kamis (11/8/2011).
"Kami bertujuan untuk meluncurkan lebih dari 30 terminal smart selama sisa tahun 2011, termasuk smartphone kelas menengah hingga kelas atas seperti Skate, Windows Phone 7 dan handset TD-LTE dengan model dual-modul dan dual-waiting," pungkasnya.
(ash/fyk)