Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
BBM dan iMessage 'Bunuh' Layanan SMS?

BBM dan iMessage 'Bunuh' Layanan SMS?


- detikInet

Jakarta - Tak lama setelah Apple mengumumkan iMessage yang akan disertakan di iOS 5, kini dikabarkan Google sedang mempersiapkan layanan serupa untuk Android. Misi mereka sama, yakni menyaingi BlackBerry Messenger (BBM).

Bagi konsumen, solusi-solusi tersebut menawarkan cara yang cepat dan murah dalam mengirim pesan. Namun dari sisi operator, keberadaan BBM dan iMessage bisa memusingkan terkait pemakaian SMS yang makin sedikit.

Ya, aplikasi instant messaging dinilai berpotensi besar mengikis penggunaan SMS. Sebagai contoh, operator AT&T di Amerika Serikat mengalami penurunan pertumbuhan pendapatan di sektor SMS dari yang sebelumnya 41% menjadi 21%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumen memang masih akan bergantung pada SMS jika mereka memakai ponsel yang belum begitu canggih, namun hal ini juga diprediksi tidak berlangsung lama. Sebab tren yang terjadi adalah pengguna ponsel akan semakin banyak yang memakai smartphone.

Tidak cuma layanan khusus seperti BBM atau iMessage, aplikasi seperti What's App mulai terdengar gaungnya. Di Belanda misalnya, operator KPN mencatat adopsi Whats App di Android mencapai 85% di April 2011.

Namun demikian, pihak operator masih meyakini layanan SMS masih akan diminati, minimal dalam waktu dekat. Sebab, konsumen sudah begitu terbiasa dengan layanan pesan instan ini.

"Tidak semua orang adalah penggila teknologi dan tidak semua orang ingin memakai aplikasi baru seperti Whats App," kata Chief Executive Deutsche Telekom AG, Rene Obermann yang detikINET kutip dari Wall Street Journal, Senin (13/6/2011).


(fyk/ash)





Hide Ads