Data di atas dikeluarkan oleh biro riset GfK Asia. Jumlah tersebut adalah pertumbuhan masing-masing sebesar 10% dan 8% untuk jumlah unit terjual dan nilai barang, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
GfK Asia menyatakan bahwa meski kebanyakan ponsel terjual masih jenis feature phone, namun adopsi smartphone makin meningkat. Sejumlah 3,4 juta unit ponsel cerdas terjual, naik 30% dibanding kuartal terdahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi sistem operasi, Android makin meroket popularitasnya di wilayah Asia Tenggara. OS robot hijau ini mencapai jumlah pertumbuhan unit penjualan amat tinggi, sebesar 77%. Ini konsisten dengan data di ranah global di mana Android jadi OS terpopuler.
"Smartphone Android menjadi semakin menarik di mata konsumen karena interface yang user friendly serta banyaknya aplikasi yang telah tersedia," pungkas Tan.
(fyk/eno)