Ya, seperti dikutip detikINET dari blog resmi Nokia, vendor asal Finlandia itu baru saja mengumumkan bahwa setiap layanan yang berada di bawah payung Ovi akan di-branding ulang menjadi Nokia.
"Kami membuat keputusan untuk mengubah brand layanan kami dari Ovi ke Nokia. Dengan memusatkan identitas layanan kami dalam satu brand, bukan dua, kami akan menguatkan merek Nokia yang powerfull dan menyatukan arsitektur brand kami," ucap Jerri DeVard, Chief Marketing Officer Nokia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alasan keputusan ini adalah bahwa Nokia merupakan brand populer dan sangat dicintai di seluruh dunia. Pengalaman mobile kami terintegrasi dengan perangkat, tidak akan ada lagi diferensiasi," tambah Jerri.
Beberapa pihak menilai, perubahan ini terkait dengan kerja sama antara Nokia dan Microsoft dalam mengadopsi OS Windows Phone 7. Nokia berjanji transisi perubahan nama akan berjalan mulus dan layanan tetap berjalan seperti biasa.
(fyk/ash)