Sebagai informasi, tahun lalu Skype telah menghubungkan 124 juta pengguna setiap bulannya. Namun 8,1 juta di antaranya merupakan pelanggan berbayar.
Seperti dikutip detikINET dari GigaOM, Rabu (11/5/2011), Microsoft bakal memprioritaskan semua software dan hardwarenya dengan fitur-fitur baru Skype dan penambahannya. Bersamaan dengan itu, perusahaan asal Redmond itu pun mengumumkan kabar gembira.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas apakah Skype bakal 'dimonopoli' Microsoft? Ternyata tidak. Microsoft memberi catatan akan melanjutkan investasi dan dukungan terhadap client Skype non-Microsoft platform.
Dengan akuisisi senilai USD 8,5 miliar (sekitar Rp 72 triliun) tersebut, Skype bakal menjadi divisi baru bisnis dalam Microsoft. Sang CEO Skype Tony Bates pun diangkat bos divisi baru itu dengan jabatan Presiden Microsoft Skype Division, dan akan bertanggung jawab langsung kepada CEO Steve Ballmer.
(fw/rns)