John Chambers, CEO Cisco, memastikan penghentian produksi Flip. Langkah ini dinilai mengejutkan karena sejatinya gadget mungil ini masih jadi produk camcorder dengan penjualan terbanyak di AS pada tahun lalu.
Cisco mengakuisisi Flip tahun 2009 senilai USD 590 juta, dengan tujuan memperkuat bisnis di segmen consumer. Namun kini mereka memutuskan menutup divisi ini. Agaknya, Cisco ingin kembali fokus menyasar pasar korporat saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (13/4/2011), Cisco menyatakan akan 'membersihkan' stok Flip yang masih ada saat ini. Banyak pihak menyesalkan keputusan Cisco, beberapa di antaranya pun curhat via Twitter.
Namun memang popularitas Flip sudah tidak seperti dulu. Ini terutama karena makin banyak produk ponsel mampu merekam dengan kualitas tinggi seperti Flip dan kian banyaknya produk pesaing.
(fyk/rns)