Hal ini, terjadi di Inggris. Kabarnya, para gamer juga mengeluhkan tidak adanya penawaran pengembalian uang secara penuh oleh para retailer perangkat game besutan Nintendo tersebut. Â
Tak hanya itu, beberapa konsumen ada yang merasa kesal karena mereka hanya ditawari pengembalian uang jika mengembalikan 3DS yang telah dibelinya ke retailer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merasa tidak puas, Tailor pun mengembalikan 3DS-nya ke toko tempat dia membelinya. Namun di sana, dia mengaku hanya ditawari pengembalian 176,99 poundsterling, kurang 30 poundsterling dari harga ketika dia membeli 3DS itu.
"Saya kehilangan uang dalam sekejap. Kemungkinan ada banyak orang yang mengalami nasib yang sama dengan saya," keluhnya seperti dilansir Telegraph dan dikutip detikINET (6/4/2011).
Pernyataan Tailor bisa jadi benar, mengingat saat 3DS pertama kali diluncurkan di Inggris, ada ratusan bahkan ribuan gamer yang rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan perangkat game tersebut.
Rupanya, daya tarik 3DS telah menyihir mereka. Padahal sebelum dilempar ke pasar, Nintendo sendiri telah memberitahukan bahwa teknologi 3D pada perangkatnya itu bisa merusak mata, khususnya gamer anak-anak berusia di bawah enam tahun.
Untuk diketahui, di beberapa negara, salah satunya Inggris, ada opsi pengembalian uang apabila konsumen merasa tidak puas dengan produk yang dibelinya. Beberapa retailer 3DS ada yang menawarkan pengembalian uang secara utuh, namun dalam periode yang terbatas.
(rns/wsh)