Menurut Charles Sigarlaki, Sales & Marketing Director PT Global Selular Network selaku distributor Lenovo Mobile di Indonesia, Lenovo akan coba menjajal pasar dengan deretan ponsel entry level sebagai langkah awal.
"Pada semester I ada 5 model, 3 qwerty dan 2 candy bar, pasarnya masih menengah ke bawah. Sementara untuk semester II, baru kita akan masuk di platform Android dan 3G," tukasnya dalam jumpa pers di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Kamis (24/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlebih, Lenovo selama ini sudah punya nama di industri PC, dan kita (Lenovo Mobile-red.) akan masuk ke Indonesia dengan kualitas yang sama," tukasnya.
Ya, sama seperti vendor lain, kualitas jelas menjadi andalan utama Lenovo Mobile untuk merayu pengguna. Selain tentunya, embel-embel harga murah.
Lenovo Mobile pun berjanji tak akan cuma mengobral janji murah. Salah satu bukti sahih mereka adalah dengan menawarkan ponsel yang seharga Rp 200 ribuan. Ponsel bermodel candy bar tersebut dikeluarkan dengan program bundel operator Axis.
"Harga yang ditawarkan Rp 199 ribu jika pengguna membeli dua unit, kalau satu unit dihargai Rp 249 ribu," umbar Charles.
Adapun untuk layanan purna jual, Lenovo Mobile sudah membangun 8 service center di 8 kota besar. "Ini baru awal, nantinya kita akan membangun service center di seluruh propinsi," Charles menandaskan.
Lenovo Mobile sendiri untuk pembangunan service center telah menyiapkan investasi USD 1-2 juta. Dana tersebut juga diperuntukkan untuk capex, infrastruktur dan aktivitas lainnya. Adapun untuk biaya operational, mereka telah menyiapkan investasi sebesar USD 2-3 juta sebagai modal awal menjelajah pasar ponsel Indonesia. (ash/rns)