Dikutip detikINET dari Computer World, Rabu (2/2/2011), kabar mengejutkan ini mulai santer terdengar tak lama setelah Samsung dipaksa mengakui bahwa angka penjualan dua juta Galaxy Tab yang selama ini dipuji-puji, nyatanya bukan jumlah unit yang sampai ke tangan konsumen melainkan jumlah yang dikapalkan ke retailer dan operator.
Firma riset ITG menyebutkan, jumlah Galaxy Tab yang dikembalikan cukup tinggi. Melalui survei ke 6.000 retailer di AS ditemukan bahwa Galaxy Tab yang diluncurkan antara November hingga 15 Januari, sekitar 15 persen dikembalikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas bagaimana dengan di tanah air? Saat dihubungi detikINET, hingga saat ini pihak Samsung Indonesia belum ada yang bersedia memberikan keterangan. (rns/rou)