Sebuah survei dari ChangeWave, di akhir 2010, memprediksi akan terjadi ledakan permintaan tablet di segmen korporat pada 2011. Peningkatan permintaan itu disebut bisa melonjak dua kali lipatnya.
Hal ini berpotensi menimbulkan 'gejolak' pada vendor yang secara tradisional menjadi pemasok PC di kalangan perusahaan. Bagaimana mereka mengatasinya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(4/1/2011).
"Kami memiliki model distribusi yang efektif (model end-to-end) yang terintegrasi ketat yang memungkinkan Lenovo memberikan reaksi cepat terhadap dinamika pasar dan perubahan dalam channel dan infrastruktur untuk mendukung penyediaan produk-produk baru yang populer," tutur Irene.
"Kami juga tetap berkomitmen untuk berinovasi dalam produk dan teknologi kami, yang terus memberikan keunggulan kompetitif bagi kami di pasar. Pasar juga merespons. Sebagai perusahaan, kami telah mengungguli estimasi dari analis dan tumbuh lebih cepat dibandingkan pemain besar lainnya," ia menambahkan.
Menurut Irene, Lenovo juga melihat potensi dari pasar berkembang seperti Indonesia. "Pasar berkembang seperti Indonesia adalah mesin pertumbuhan dan inovasi yang penting. Perubahan yang terus berlangsung dalam globalisasi menjadi pendorong bagi pertumbuhan dan kesejahteraan yang menciptakan 'kue' yang lebih besar untuk dinikmati oleh semua orang," tukasnya.
CES 2011 akan digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada 6-9 Januari 2011. (wsh/rns)