"Produk ini dibuat khusus untuk pasar Indonesia dan pertama di pasar dunia.
Perbandingan target market L100 dan L200 adalah 40 dan 60 persen," papar Rizwan Li, Product Manager Epson Indonesia, disela acara perayaan Epson 10 tahun bagi Indonesia, Jumat (15/10/2010).
Dijelaskan oleh Rizwan, printer terbaru Epson tersebut menyasar 40 persen kalangan korporasi sekaligus SOHO (Small Office Home Office), dimana dalam segmentasi tersebut L100 atau L200 sangat cocok digunakan untuk mencetak dokumen kantor atau laporan perusahaan skala kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua printer tersebut hadir dengan satu set tinta dengan 1 botol tinta hitam (70ml) yang dapat mencetak 4000 halaman dokumen, serta 3 botol cartridge tinta berwarna yang dapat mencetak 6500 halaman dokumen berwarna. L100 berharga sekitar USD 129 (sekitar Rp 1,1 juta), sementara L200 di kisaran USD 169 (Rp 1,5 jutaan).
Sementara itu Husni Nurdin, Deputy Country Manager Epson Indonesia mengklaim untuk kategori dog matrix, Epson masih menjadi penguasa di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 90 persen di 2010. Sementara untuk posisi Ink Jet printer sendiri Epson berada di posisi dua dengan panga pasar 27 persen.
(fw/rns)