Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari San Francisco
BlackBerry Messenger Jadi 'Senjata Sosial' RIM
Laporan dari San Francisco

BlackBerry Messenger Jadi 'Senjata Sosial' RIM


- detikInet

Jakarta - Pengguna BlackBerry Messenger (BBM) di dunia telah mencapai jutaan. Tak heran jika Research In Motion (RIM) menggebu menjadikannya sebuah 'senjata sosial'.

Hal itu diwujudkan dengan membuka BBM sebagai Social Platform. Artinya, pengembang kini bisa memanfaatkan fungsi BBM dalam aplikasinya.

Dibukanya BBM sebagai Social Platform diumumkan RIM dalam BlackBerry Developer Conference 10 (DevCon10) yang digelar Marriot Marquis, San Francisco, 27-30 September 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BBM punya lebih dari 28 juta pengguna aktif, per bulannya bertambah sekitar 1,5 juta pengguna baru. Ibaratnya, ada 2.000 pengguna baru per jam," kata Mike Lazaridis, President & Co-CEO RIM yang turut disaksikan wartawan detikINET, Wicak Hidayat.

Apa artinya bagi pengguna? RIM memberikan beberapa contoh aplikasi yang memanfaatkan BBM Social Platform.

Salah satunya, aplikasi pembaca e-book bernama Kobo yang memungkinkan penggunanya membicarakan sebuah buku yang sedang dibacanya lewat BBM. Salah satu contohnya, pengguna Kobo bisa mengutip isi sebuah buku lalu mengirimkannya lewat BBM tanpa meninggalkan aplikasi.

Kemampuan ini juga memungkinkan update status BBM dari aplikasi. Misalnya, saat mendengarkan sebuah lagu secara otomatis judul lagu akan muncul dalam status di BBM.

Selain itu, ada juga kemampuan mengirimkan data lewat BBM langsung dari aplikasi. Data yang dikirimkan bisa berupa gambar, audio, video dan lainnya.

Beberapa rekanan RIM sudah mendapatkan akses awal pada kemampuan ini. Namun secara umum, BBM Social Platform akan dibuka pada 2011.

(wsh/rou)







Hide Ads