Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Blu-ray Masih Bergelut Dalam Masa Transisi

Blu-ray Masih Bergelut Dalam Masa Transisi


- detikInet

Jakarta - Setelah nasib HD-DVD kandas di tengah jalan. Kini, format cakram masa depan
digantungkan pada teknologi Blu-ray. Meski demikian, bukan berarti Blu-ray dapat dengan mudah diserap masyarakat.

Menurut Dhani Prasetya, ODD Product Marketing Executive PT Samsung Electronics Indonesia, teknologi Blu-ray saat ini masih bergelut dalam proses transisi di Indonesia.

"Masyarakat tidak masif telah menggunakan teknologi ini, tapi nantinya semua akan mengarah ke sana," ujarnya, dalam jumpa pers di Djakarta Theater, Kamis
(26/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti beberapa tahun lalu, lanjutnya, ketika zamannya perpindahan dari adopsi VCD ke format DVD. "Masyarakat pasti akan mengarah ke format high definiton di masa depan," tukas Dhani.

Keping Blu-ray sendiri, untuk yang berjenis single layer dikatakan memiliki kapasitas 25 GB. Sementara untuk double layer 50 GB.

"Nah, dengan kapasitas yang lebih besar tersebut, film HD yang bisa dimasukkan di keping itu bisa mencapai 135 menit dan 9 jam untuk film standard definition," tukas Dhani.

Sayangnya, harga keping Blu-ray saat ini masih terbilang mahal di Indonesia. Yakni mencapai Rp 400-500 ribu.

"Sekarang memang masih terbilang barang mewah dan masih transisi, tapi nanti akan lebih merakyat," pungkasnya.
(ash/rns)







Hide Ads