Seperti dilansir Cellular News dan dikutip detikINET, Kamis (12/8/2010), BlackBerry yang terseret masalah tersebut tepatnya berjumlah 470 ribu unit.
Adapun masalah yang tengah mengintai perangkat ini adalah terkait baterai yang melekat di BlackBerry yang diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Asurion yang dianggap palsu. Baterai ini diproduksi pada rentang Maret 2004 sampai Oktober 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menerima laporan tersebut, perbaikan perangkat pun segera dilakukan oleh Asurion dalam program perlindungan handset. Walau hampir setengah juta baterai yang ditarik, namun dilaporkan tak semua baterai produksi Asurion mengalami kerusakan.
Selain itu, pihak Asurion sendiri pun dikabarkan turut berperan aktif dengan langsung menghubungi para pengguna yang terkena dampak overheat dan akan segera menarik produknya.
(feb/ash)