itu? Rupanya tidak. Hal ini setidaknya tercermin dari survei yang dilakukan di Inggris. Hampir 40 persen pemilik smartphone yang disurvei mengaku tidak tahu-menahu tentang RIM.
"Jujur, saya sangat terkejut kalau lebih dari sepertiga pengguna BlackBerry
gagal untuk mengidentifikasi RIM sebagai produsen handset mereka," tukas Nail McHugh, pendiri situs Right Mobile Phone yang menggelar survei itu.
Dikatakan McHugh seperti dikutip detikINET dari The Press Association, Kamis (12/8/2010), semua orang tahu tentang Apple, Nokia dan Samsung. Dia menyarankan, inilah saatnya RIM 'keluar dari persembunyian' dan memperkenalkan diri kepada khalayak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun masih ada harapan bagi BlackBerry, 74 persen responden mengatakan tidak menyukai ponsel layar sentuh dan dua pertiga diantaranya menyebutkan, fitur keyboard QWERTY lah yang menjadi alasan utama mereka membeli BlackBerry.
"Meskipun banyak yang berpikir perangkat itu (BlackBerry Torch) tidak akan
sepopuler iPhone 4, saya yakin RIM tidak bermaksud menyaingi Apple," kata McHugh.
Dia berpendapat kedua produsen itu memiliki target pasar yang berbeda. BlackBerry, menurutnya lebih cocok bagi kalangan profesional dan pengusaha karena layanan emailnya. Sementara iPhone lebih 'bersahabat' untuk dinikmati oleh khalayak luas berkat aplikasinya yang beragam.
(feb/rns)