Bagi yang melihatnya sekilas, mungkin akan tertipu dengan penampilannya. Karena desain ponsel ini memang dibuat mirip dengan BlackBerry. Namun setelah diamati lebih dekat, barulah terlihat hal-hal yang membedakannya dengan smartphone besutan Research In Motion. Salah satu perbedaan mencolok terletak pada desain hardware yang dimiliki Charm.
Dikutip detikINET dari TG Daily, Senin (28/6/2010), bentuk Charm didesain berbentuk kotak bergaya candy-bar dengan kehadiran Qwerty keyboard pada bawah layar. Tampilan ini mengingatkan kita pada model BlackBerry paling populer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan Motoblur terbaru, pengguna bisa mengubah ukuran home screen widget. Fungsionalitas widget Facebook dan Twitter pun akan diperbaharui, dan akan ada tujuh home screen yang bisa diganti-ganti.
Sayangnya, Motorola belum menyebutkan kapan ponsel yang mendukung penuh Android 2.1 ini beredar di pasaran. Pun tidak disebutkan berapa banderol harga yang dilekatkan Motorola untuk ponsel Android terbarunya ini.
Motorola saat ini menjadi salah satu vendor ponsel yang sangat mendukung kehadiran Android. Hal ini terlihat dari beberapa seri ponsel Android yang rajin digelontorkan Motorola akhir-akhir ini. Pekan lalu saja sebenarnya Motorola baru meluncurkan ponsel Android, Droid X.
(rns/wsh)