Sabtu, 19 Jun 2010 13:09 WIB

Overclocker Asing Adu Kebolehan di Indonesia

- detikInet
Jakarta - Usai mendapatkan tiga jawara dari Indonesia, kini para overclocker dari puluhan negara asing siap adu kebolehan untuk memperebutkan juara di tingkat Asia dan Afrika.

Setelah tiga kali berturut-turut disenggarakan, Indonesia akhirnya mendapat kehormatan sebagai tuan rumah untuk final kompetisi se-regional Asia dan Afrika dari acara Gigabyte Open Overclocking Championship (GOOC) 2010. 

Acara ini disenggarakan selama dua hari penuh dari tanggal 18-19 Juni 2010 di Mall Mangga Dua, Jakarta. Di hari pertama, para peserta hanya terdiri dari komunitas lokal yang berasal dari berbagai kota seperti Jakarta, Semarang, Samarinda, Yogyakarta, dan lainnya.

Sedangkan di hari kedua, pertarungan akan diisi oleh overclocker dari berbagai negara, seperti dari Afrika Selatan, Australia, India, Korea Selatan, Malaysia, Philipina, Singapura, Thailand, Mesir, Jepang, Taiwan, Vietnam, New Zealand, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.

Peserta dari 15 negara yang terpilih pada pertandingan hari ini, akan mendapatkan kehormatan untuk mewakili kawasan Asia dan Afrika di ajang final GOOC mendatang. Selain itu, pemenang juga akan membawa pulang berbagai hadiah senilai US$ 3000.

Pemenang dari masing-masing negara akan berkompetisi pada final regional yang akan dilaksanakan di Asia, China, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan, dengan puncak acara yang akan diadakan di Taipei, Taiwan pada bulan September 2010.

Indonesia Berpeluang

Lalu apakah tim dari Indonesia akan keluar sebagai pemenang? Jika dilihat dari prestasi yang telah raih sebelumnya, tim dari Indonesia memang memiliki kesempatan besar untuk memenangkan kompetisi tahun ini.

Hal tersebut pun diakui juga oleh Produk Manager Gigabyte, Benny Lodewijk. "Ya, saya sangat optimis sekali bahwa Indonesia nanti dapat lolos ke babak final," ujar pria yang sempat menjadi perwakilan GOOC Indonesia beberapa tahun lalu, kepada detikINET, Sabtu (19/6/2010).

 


(eno/rou)