Apple dan Google secara terang-terangan memusuhi' Flash dan enggan menyertakan teknologi tersebut pada produk mereka. Keduanya malah mendorong para pengguna beralih ke teknologi HTML5 yang menjadi rival Flash. Apple bahkan mengkritik Flash sudah tidak sesuai dengan tren gagdet zaman sekarang.
Tak ingin terus menerus dipojokkan, Adobe pun segera bertindak dan memperbaiki kelemahan tersebut. Sementara Adobe membenahi masalah ini, para pengguna Flash, Reader dan Acrobat diimbau agar selalu mengupdate software anti-virus mereka. Demikian keterangan yang dikutip detikINET dari BBC, Selasa (8/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan alternatif lain yang disarankan Adobe yaitu, para pengguna Reader dan Acrobat bisa menghapus atau mengganti nama file 'authplay.dll' pada sistem mereka. (rns/wsh)