Sebelumnya diberitakan, HP kembali menarik peredaran ribuan baterai di laptop HP dan Compaq, setelah mendapat laporan bahwa belasan orang terluka bakar akibat ledakan pada baterai laptop tersebut.
Kali ini, ada 54 ribu unit baterai lithium-ion yang ditarik dari peredaran di AS. Sebelumnya, produsen komputer ternama itu juga telah menarik 70 ribu baterai untuk seri baterai yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"HP senantiasa mengutamakan layanan terbaik serta keamanan bagi pelanggannya," ucap Angeline Yuwono, Marketing and Communications Head, Personal Systems Group, HP Indonesia, dalam keterangannya kepada detikINET, Senin (24/5/2010).
Program ini berlaku baik untuk baterai tambahan (extended battery) maupun di beberapa seri notebook yang kandungan cell-nya dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna akibat panas berlebihan yang ditimbulkan.
Kata Angeline, langkah ini merupakan upaya HP untuk melindungi pelanggan dari hal-hal yang tidak diinginkan akibat panas tersebut. Program penarikan baterai ini pertama kali diumumkan HP pada 14 Mei 2009.
Ia pun menegaskan, HP secara serius akan terus melakukan pantauan dan telah melakukan tindakan proaktif terhadap situasi ini guna memastikan keselamatan pelanggan kami serta menjaga integritas dan kualitas produk kami.
HP juga menyediakan situs yang akan membantu memudahkan pelanggan berpartisipasi di dalam program HP Battery Replacement Program melalui alamat http://www.hp.com/support/BatteryReplacement.
"Seperti standar yang telah kami berlakukan, petugas layanan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan berkaitan dengan program ini. Untuk di Indonesia, kami belum menerima laporan dari pelanggan kami," pungkas Angeline.
(rou/ash)