Campbell telah lama mendambakan perangkat besutan Apple tersebut. Sebagai musisi, dia menginginkan sebuah perangkat berukuran kecil dan ringkas seperti iPad untuk bisa mengunduh dan mempelajari berbagai lagu yang akan dia mainkan. Campbell pun kemudian menabung selama beberapa bulan, hingga akhirnya berhasil mengumpulkan uang sebesar US$600 untuk membeli iPad.
"Saya pergi ke toko Apple terdekat dengan membawa uang tunai. Pada penjaga toko dengan bangga saya katakan ingin membeli iPad," tutur Campbell seperti dikutip detikINET dari ABC, Jumat (21/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah acara televisi, Campbell kemudian mengadukan kejadian ini dan mengirimkan email kepada Apple. Perusahaan yang berpusat di California itu pun memberikan balasan yang isinya menegaskan bahwa aturan penjualan iPad tidak menerima pembayaran secara tunai, melainkan harus melalui kartu kredit dan debit. Hal ini dilakukan Apple untuk mengantisipasi praktik pembajakan. Selain itu, untuk mencegah pembelian dalam jumlah banyak untuk dijual lagi dengan harga sangat mahal, Apple membatasi setiap konsumen hanya diperbolehkan membeli dua unit iPad.
Aturan ini bukan pertamakalinya diterapkan Apple. Dua tahun silam, perusahaan milik Steve Jobs ini pun memberlakukan aturan yang sama pada penjualan iPhone. (rns/rns)