Berangkat dari keinginan untuk menghadirkan ponsel yang mudah digunakan, khususnya bagi para lanjut usia ataupun yang memiliki kekurangan fisik, IBM melakukan program penelitian dua tahun untuk mengembangkan software khusus.
Dalam penelitian ini, IBM bekerja sama dengan National Institute of Design of India and Tokyo University.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan akan terbuka pasar bagi perusahaan-perusahaan kecil macam Emporia, yang juga sudah menelurkan ponsel untuk kaum lansia. Ide vendor Austria ini untuk meluncurkan ponsel bagi kaum lansia bermula ketika ibu dari Chief Executive Albert Fellner selalu memintanya untuk mengajarinya memakai ponsel.
"Ia hampir membuatku gila gara-gara ponsel. Setiap dua minggu aku harus menjelaskan kepadanya bagaimana cara menggunakannya. Aku menyerah. Aku bilang 'aku akan membuat ponsel yang ibu bisa pakai',"tutur Fellner, seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (11/3/2010).
Pengalaman ribet dalam menggunakan ponsel juga pernah dialami Fellow Chieko Asakawa, seorang peneliti IBM yang tuna netra. Ia mengaku hanya menggunakan ponselnya untuk menelepon. (faw/fyk)