Dengan proses fabrikasi yang sedemikian kecil, setiap keping prosesor dapat memuat jauh lebih banyak transistor. Akibatnya, menurut Intel, akan tejadi penghematan konsumsi daya dan peningkatan performa.
"Peluncuran Intel Core i3, Core i5 dan Core i7 ini dilaksanakan seiring dengan dimulainya proses manufaktur massal dari 32nm," jelasΒ Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia, di BlowFish Cafe, Jakarta, Selasa, (19/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena termasuk dalam jajaran keluarga Intel Core, prosesor tersebut juga mengusung beberapa teknologi khas Intel Core. Sebut saja Turbo Boost ataupun Hyper-Threading.
Namun teknologi Turbo Boost tidak berlaku untuk keluarga bungsu Intel Core, yakni Core i3. Prosesor Core i3 memang diperuntukkan bagi komputer kelas low-end.
(eno/wsh)