Jakarta -
Digital Alliance (DA) sebagai salah satu pemain kartu grafis di Tanah Air mengaku belum puas dengan pencapaian bisnis mereka di kota Yogyakarta. Oleh karena itu, di tahun 2010, mereka ingin lebih serius menggarap kota tersebut.
Kota Yogyakarta adalah salah satu lahan DA di wilayah Pulau Jawa. Jika dibanding dengan kota-kota lain, penjualan kartu grafis di kota Pelajar ini masih terbilang loyo.
"Jika dibandingkan dengan cabang kami yang lain, penjualan di Kota Yogya sedikit tertinggal, untuk itu pada tahun 2010 kami ingin lebih berkonsentrasi dengan penjualan di kota tersebut," ujar Michael James Edward, PR & Technical Manager Digital Alliance kepada
detikINET di Le Grandeur Hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memuluskan ambisinya ini, DA melancarkan sejumlah strategi. "Selain promosi, kami juga menggelar edukasi
user atau seminar di kota-kota. Selain itu kami juga menawarkan
after sales dengan memberikan fasilitas RMA (Return Material Authorization) selama tahun," tandas James.
(eno/faw)