Dilansir Bloomberg dan dikutip detikINET, Selasa (22/12/2009), seorang kustomer kulit hitam mengklaim, software face tracking yang dibenamkan di webcam komputer HP tak bisa merekam pergerakan wajahnya dengan baik, bahkan tampak sering kabur.
"Kukira kulit hitamku mengganggu kemampuan komputer untuk mengikuti gerakanku," tukas konsumen yang menamakan diri 'Black Desi'. Desi memposting video di YouTube untuk membuktikan klaimnya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HP pun menyatakan sedang memeriksa software yang dikhususkan untuk video chat itu. Software didesain untuk menemukan wajah pengguna dengan mengukur kontras. Menurut HP, gangguan kemungkinan terjadi karena kamera mengalami kesulitan mendeteksi kontras dalam kondisi kurang cahaya.
"HP mendapat informasi ada potensi masalah pada software facial tracking yang ada di sistem. Kami menangani soal ini dengan serius dan memeriksanya bersama para mitra," tukas Mark Budgell, juru bicara HP.
Sedangkan video klaim rasisme di laptop HP yang diposting di YouTube kini cukup populer. Tercatat, jumlah akses sudah hampir mencapai 100 ribu. (fyk/faw)