Fitur ini merupakan buah kolaborasi Google dan Avast, perusahaan antivirus asal Republik Ceko. Seperti detikINET kutip dari Cnet, Senin (7/12/2009), kerja sama semacam ini baru kali pertama dilakukan Avast selama 21 tahun keberadaannya.
Itu sebabnya, kombinasi bisnis ini mungkin sedikit lebih menguntungkan bagi Avast ketimbang Google. Namun perlu diingat, antivirus Avast sebenarnya telah memiliki pengguna dua kali lipat lebih banyak dari Chrome.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respon pengguna Google Chrome kini telah meningkat, dan kita akan terus melanjutkan cara eksplorasi agar Chrome lebih banyak digunakan orang," pungkas Pichai.
Β
(fw/rou)