"Dari waktu ke waktu kami menerima laporan masalah dengan handset baru itu dan softwarenya, yang mungkin membuat pengalaman pemakaian konsumen berada di bawah standar tinggi kami," demikian alasan Carephone Warehouse mengenai penghentian penjualan Satio.
Dan tak hanya Carphone Warehouse, salah satu retail ponsel terbesar di Inggris yakni Phone 4U juga memblokir penjualan Satio dengan alasan yang sama. Padahal Satio sesungguhnya dibekali kemampuan hebat seperti kamera 12 megapiksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan kabar buruk mengingat Satio jadi andalan jelang musim belanja Natal dan tahun baru. Apalagi Sony Ericsson sudah kalah start di segmen smartphone dan di pasar ponsel secara keseluruhan, pangsa pasar Sony Ericsson kini anjlok di kisaran 5 persen.
Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (24/11/2009), dalam kuartal tiga tahun 2009, perusahaan ini merugi US$ 297 juta. Namun CEO Bert Nordberg optimistis, Sony Ericsson bakal jadi perusahaan yang menguntungkan kembali pada tahun 2010 dengan berbagai produk andalannya. (fyk/faw)