Para peneliti dari perusahaan bernama STAR Analytical Services kini sedang menggodok software untuk aplikasi tersebut. Dengan disokong dana sebesar US$ 100.000 dari Gates Foundation, mereka akan mewujudkan aplikasi yang saat ini tersedia sebagai aplikasi komputer, ke dalam aplikasi untuk ponsel.
Jika berhasil, maka software ini akan mampu menganalisa suara batuk manusia dan mengindentifikasinya, apakah ia masuk ke dalam demam biasa, flu, atau sesuatu yang lebih parah yang berkaitan dengan gangguan pernafasan. Software ini juga akan bisa menggolongkan batuk itu apakah termasuk batuk berdahak atau batuk kering dan apakah pengguna harus pergi ke dokter atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja pengembangan sofware tersebut, akan membantu masyarakat yang tinggal di negara berkembang. Mengingat, akses menuju kesehatan masih terbatas dibandingkan dengan negara maju. (sha/faw)