Hal tersebut dikatakan oleh Kemal Arsjad, Direktur Utama Better-B salah satu perusahaan pengembang software aplikasi BlackBerry pertama di Indonesia dalam acara BlackBerry Developer Day di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (13/10/2009).
"Dengan masuknya Gemini di Indonesia, dengan harga rata-rata di bawah Rp 3,5 juta, pertumbuhan pengguna BlackBerry bakal sangat luar biasa," ucapnya kepada detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menjelaskan, dengan jatuhnya harga Curve, para pengguna ponsel QWERTY yang mirip BlackBerry yang kini bertebaran di mana-mana dan berharga murah bakal berpindah dan banyak yang memilih Curve second tersebut.
Pasalnya, dengan perbedaan harga yang tak terlalu jauh, orang sudah mendapatkan layanan-layanan dari Research in Motion (RIM) yang tak ada di ponsel 'kembarannya' yang saat ini marak dibanderol di angka Rp 1 jutaan tersebut.
"Tentunya hal ini otomatis akan semakin memperbesar berkembangnya industri aplikasi BlackBerry bagi para pengembang. Dengan banyaknya konten, industri ini akan kian berkembang," pungkas Kemal.
(fw/ash)