Jelas saja Mozilla bangga. Angka pengunduhan yang fantastis itu berhasil mereka gapai tanpa harus memaksa pengguna Firefox--yang kini jumlahnya mencapai 300 juta--untuk melakukan update otomatis.
"Ini berarti pelanggan benar-benar menginginkan Firefox menjadi browser mereka," lansir Mozilla Foundation seperti diwartakan AFP dan dikutip detikINET, Sabtu (1/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Firefox sudah pasti mengganggu hegemoni Internet Explorer milik Microsoft, yang pangsa pasarnya diperkirakan masih terbesar. Mozilla dengan Firefox-nya, berdasarkan riset Net Applications, bercokol di belakang Microsoft dengan penguasaan pasar 22%.
Sementara, Microsoft sendiri masih memimpin pasar dengan perkiraan pangsa 65%. Di belakang Firefox, browser lain yang juga banyak digunakan untuk mengakses situs internet adalah Safari milik Apple (8%), dan Chrome besutan Google (2%).
Β
(rou/rou)