Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Katrid Printer Isi Ulang Diklaim 31% Lebih Mahal

Katrid Printer Isi Ulang Diklaim 31% Lebih Mahal


- detikInet

Jakarta - Katrid printer remanufaktur alias yang diisi ulang berkali-kali tentu menjadi musuh para produsen resmi. Tak ayal, label 'murah meriah' yang diusung katrid jenis ini coba dimentahkan sang produsen.

Salah satunya adalah Hewlett-Packard (HP). Perusahaan yang kantornya sempat menjadi bulan-bulanan Greenpeace ini memang terbilang gencar dalam memerangi penggunaan katrid remanufaktur. Kali ini, mereka coba memerangi dengan 'senjata' temuan riset barunya.

Temuan tersebut antara lain dikatakan bahwa biaya keseluruhan penggunaan katrid remanufaktur dikatakan 31 persen lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya keseluruhan penggunaan katrid asli HP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Temuan-temuan yang kami sampaikan hari ini mematahkan mitos bahwa biaya cetak keseluruhan dengan menggunakan katrid remanufaktur akan lebih murah jika dibanding katrid asli HP," ujar Andrian Lesmono selaku Product Manager Supplies HP Indonesia, dalam acara bertajuk HP Quality Logic Workshop di Skyline Building Jakarta, Rabu (29/7/2009).

Dilanjutkannya, temuan yang diumumkan HP ini berdasarkan studi perbandingan reliabilitas yang dilakukan oleh pengujian independent Quality Logic yang telah berpengalaman sebagai lembaga riset independent sejak 1986.

Adrian juga coba meyakinkan para pelaku UKM yang menggunakan katrid remanufaktur. Menurutnya, mereka sebaiknya menyadari penghematan yang akan diperoleh dari harga pembelian katrid isi ulang jika dihitung secara keseluruhan akan jauh lebih mahal.

(ash/ash)







Hide Ads