Yang menjadi perbedaan mendasar, flash chip ini dibangun pada arsitektur 34-nanometer, sementara SSD Intel terdahulu hanyalah 50-nanometer. "Dengan arsitektur 34-NM ini biaya produksi menjadi lebih murah," tambah Winslow. Ia juga menjelaskan bahwa Intel mampu menghemat biaya produksi hingga 60 persen.
Intel X25-M versi 80 GB memiliki dua kali kecepatan tulis dari versi sebelumnya, yakni 6,600 I/O operations per second (IOPS). Sedangkan versi 160 GB nya memiliki 8,600 IOPS. Kedua versi tersebut memiliki kecepatan baca yang hampir sama, yakni sekitar 35,000 IOPS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung tentang kompetitor mereka, yakni Toshiba dan Samsung yang memiliki kapasitas SSD hingga 512 GB, Winslow menjelaskan. "Intel berencana menggandakan ukuran SSD hingga 2 kali lipat pada tahun depan. Itu akan muncul di quartal pertama 2010," jelas Winslow.
X25-M SSD ini berukuran 2,5 inchi dan 1,8 inchi. X25-M 80 GB SSD dibanderol pada harga USD 225, sementara versi 160 GB-nya sekitar USD 440. (fw/ash)