Jelas, masalah ini membuat divisi LG Mobile harus kerja ekstra keras jika ingin mengangkat nama LG sebagai produsen ponsel kenamaan. Pasalnya, dari hasil survei internal mereka sendiri, sangat sedikit sekali yang kenal ponsel LG.
"Orang-orang ternyata masih kurang aware dengan ponsel LG," keluh Usun Pringgodigdo, General Manager Mobile Communication Division LG Electronics Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, upaya yang akan dilakukan produsen asal Korea Selatan ini untuk mengangkat pamor ponselnya, ialah dengan cara membanjiri seluruh lini pasar ponsel, mulai dari kelas bawah, menengah, sampai atas.
Untuk lini ponsel menengah ke bawah, LG akan merilis sejumlah ponsel di bawah Rp 2 juta yang sudah dilengkapi fitur multimedia dan internet. Hal ini jelas dipacu maraknya akses pesan instan seperti Yahoo Messenger dan situs jejaring sosial seperti Facebook.
Sementara untuk ponsel menengah ke atas, LG akan merilis ponsel dengan sistim operasi Android besutan Google. "Ponsel Android akan kami rilis kuartal pertama tahun depan," kata Usun.
Selain itu, LG juga akan meluncurkan ponsel transparannya, LG GD900 Crystal. Baik ponsel Android maupun Cyristal, LG belum menetapkan harga. Kedua ponsel ini rencananya akan dipasarkan lewat dua metode, baik dijual bebas maupun bundling dengan operator. (rou/rou)