Padahal AS sudah lama memberlakukan embargo ekonomi yang melarang penjualan barang-barang produksinya ke Iran. Namun tampaknya dengan adanya klaim pemakaian AMD tersebut, embargo ini hanya berpengaruh kecil menghambat distribusi perangkat teknologi Amerika ke Iran.
Adalah institusi Iran bernama Aerospace Research Institute of Iran (ARI) yang mencantumkan di situsnya spesifikasi komputer performa tinggi yang memakai chip dual core AMD. Sistem komputer itu berbasis Suse-Linux.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah masalah serius ketika sebuah riset mengenai misil Iran dijalankan memakai perangkat komputer dari Amerika Serikat," tukas Valerie Lincy, editor dari lembaga Iran Watch yang dilansir ComputerWorld dan dikutip detikINET, Kamis (18/6/2009).
Pihak AMD pun segera menanggapi kasus ini. Perusahaan pesaing Intel ini menyatakan tidak mau berspekulasi bagaimana bisa chip buatan mereka sampai ke Iran.
"AMD tidak pernah mengizinkan penjualan atau pengapalan produk ke Iran atau negara lain yang terkena embargo, baik secara langsung maupun tidak langsung," demikian pernyataan pihak AMD. AMD berencana segera berkoordinasi dengan Departemen Perdagangan AS untuk membahas masalah ini.
(fyk/rou)