LG dalam kesempatan ini meluncurkan dua produk LCD yang terintegrasi dengan perangkat tuner penangkap siaran digital. Kedua produk, yakni seri 47LH70YD untuk 47 inchi dan 55LH70YD untuk 55 inchi, dilepas dengan harga Rp 25 juta dan Rp 45 juta.
GM Display Factory PT LG Electronics Indonesia Win Godfried mengaku tak mematok target muluk dengan peluncuran kedua produk ini. Ia juga bilang, LG hanya mengincar segmen pasar kalangan atas yang terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua produk TV digital iniΒ dipersenjatai dengan chip khusus sebagai penangkap siaran digital. Chip ini terintegrasi langsung di dalam set sirkuit LCD TV. Hasilnya, klaim Win, kualitas penangkapan sinyal video dan audio lebih sempurna karena tak ada perantara perangkat lain.
Menurutnya, kualitas siaran akan berbeda jika konsumen menggunakan dekoder set top box. "Pasalnya, penggunaan kabel dalam dekoder menghalangi lintas sinyal yang masuk dalam sirkuit TV. Akibatnya, sinyal tak dapat tertangkap 100 persen."
Siaran digital sendiri telah diuji coba sejak Agustus 2008 lalu oleh beberapa pihak swasta, di antaranya Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI), konsorsium TV kabel yang dikomandoi MNC, Tren Mobile TV, dan Telkom-TVRI.
Anggota KTDI adalah SCTV, TV One, ANTV, Metro TV, dan Trans Corp. Sementara Tren Mobile TV menggandeng Indosat untuk menggelarΒ Digital Video Broadcasting-Handheld (DVB-H) hingga Desember nanti.Β
"Kehadiran Built-In Digital TV pertama kami di Indonesia ini sebagai bukti komitmen LG dalam mendukung percepatan migrasi menuju era siaran digital di Indonesia," tandas Win dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/6/2009). (rou/rou)