Dikutip detikINET dari Telegraph, Selasa (9/6/2009), Serlet mengatakan bahwa 'macan salju' alias Snow Leopard Apple bakal lebih cepat serta lebih responsif ketimbang versi sebelumnya, yakni Leopard. Sterlet pun tidak segan menjadikan rival Microsoft sebagai sasaran terkaman.
"Microsoft menggali lubang yang cukup besar bagi diri mereka sendiri dengan Vista," tukas Sterlet, merujuk pada sistem operasi Windows Vista dari Microsoft yang sering mendapat penilaian buruk dari banyak kalangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Snow Leopard memang menghadirkan berbagai kelebihan. Misalnya proses install yang lebih cepat dan memakan tempat di harddisk 6 GB lebih kecil ketimbang sistem operasi pendahulunya, Leopard.
Adapun browser yang akan ditautkan di dalamnya adalah Safari 4 yang juga diyakini cepat performanya. Ada pula versi baru software QuickTime yang memungkinkan user mengedit dan share video secara langsung. Snow Leopard ini rencananya bakal tersedia bulan September mendatang. (fyk/ash)