Selama ini yang banyak tersedia di pasaran adalah storage dengan arsitektur scale-up yang terbatas. HP ingin menghadirkan suatu solusi baru penyimpanan yang lebih efisien melalui LeftHand SAN (Storage Area Network).
"Dari segi biaya, solusi HP LeftHand SAN mampu menurunkan biaya, meningkatkan pemanfaatan kapasitas hingga 33 persen, serta pengelolaan yang sederhana," klaim Deane Hornsby, Regional Product Marketing Manager Storage Works Division, dalam bincang-bincang bersama sejumlah wartawan di Hotel Mulia, Kamis (4/6/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merayap tapi Pasti
Pertumbuhan permintaan solusi storage memang belum terlalu melesat. Namun, Eril Pasaribu, Director Storage Works Division Technology Solution Group HP Indonesia optimistis pasar akan terus berkembang.
Dituturkan Eril, saat ini yang paling rakus untuk kebutuhan storage adalah telekomunikasi, dan kantor-kantor cabang. "Memang tidak cepat sih, lambat tapi pasti," ujar Eril.
Disinggung perihal kompetitor yang dianggap kuat dalam bisnis ini, HP menunjuk Dell. "Sejauh ini yang menawarkan solusi storage yang mirip-mirip dengan ini adalah milik Dell. Kalau yang lain sepertinya belum," tambah Eril.
HP berusaha memikat konsumen dengan memberikan penawaran yang fleksible, artinya konsumen bisa membeli software tanpa harus membeli hardware.
LeftHand sendiri merupakan perusahaan storage yang diakusisi HP November tahun lalu. (faw/wsh)