Strategi 'unik' yang dimaksud adalah kesengajaan RIM untuk memilah-milah software yang ditawarkan yang disesuaikan dengan karakteristik konsumennya.
Maksudnya, beberapa profesi akan disuguhi software yang berbeda dengan profesi lainnya, sesuai kebutuhan yang ia miliki. Seorang pengacara misalnya, pastinya kepentingan mereka akan berbeda dengan seorang politisi. Begitu juga bagi para eksekutif dengan orang-orang yang bergerak di dunia entertainment, pastinya tidak sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RIM dengan perangkat BlackBerry, yang notabene pesaing kuat iPhone ini kelihatannya berharap, dengan hadirnya software yang lebih sesuai dan tepat sasaran, konsumennya akan loyal terhadap produk yang mereka keluarkan itu.
Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (2/4/2009), RIM mulai memasuki pasar mobile software pada tahun lalu. Pembukaan toko onlinenya sendiri akan segera dilakukan di Inggris, Kanada dan Amerika.
Selain memilah-milah software sesuai profesi pengguna BlackBerry, perusahaan yang berbasisΒ di Ontario, Kanada, ini juga mengklaim membagi presentase pendapatan kepada para pengembang (developer) yang lebih besarΒ ketimbang pesaingnya. Jika Apple, Microsoft dan Nokia memberikan bagian 70% dari pendapatan penjualan setiap softwarenya, maka RIM lebih tinggi 10%, yakni 80%.
Β
Β
(sha/ash)