Dikutip detikINET dari PCAuthority, Senin (23/3/2009), Ballmer menyatakan bahwa kondisi ekonomi saat ini bakal membuat konsumen terbuka matanya terhadap produk Apple yang dinilainya terlalu mahal. Ujung-ujungnya, konsumen tidak punya mood lagi untuk membeli produk Apple.
Ballmer membuat contoh bahwa perbedaan antara produk Dell, HP dan Mac terbaru sesungguhnya sangat kecil. Namun menurutnya, konsumen membayar lebih mahal hanya sekadar untuk membeli logo Apple.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membayar US$ 500 lebih banyak hanya untuk mendapat sebuah logo? Saya pikir saat ini masalah itu lebih menantang bagi orang biasa daripada sebelumnya," serang Ballmer.
(fyk/wsh)