Rabu, 25 Feb 2009 12:37 WIB

Gmail Kandas, Google Minta Maaf

- detikInet
San Francisco - Ratusan juta pemakai layanan e-mail Google, Gmail sempat tidak bisa mengaksesnya selama beberapa jam. Google pun meminta maaf sembari sibuk mencari penyebabnya.

"Kami secara aktif menginvestigasi sumber isu ini dan akan membagi informasinya pada user begitu kami mendapatkannya," kata juru bicara Google, Andrew Kovacs yang dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (25/2/2009).

Gmail diketahui sempat tidak bisa beroperasi sekitar 2,5 jam. Sampai sampai ada yang menjulukinya di forum online sebagai 'Gfail'.

"Kami tahu kejadian ini mungkin mengganggu pekerjaan Anda. Kami meminta maaf dan kami telah melakukan segalanya untuk memulihkan akses. Kejadian ini tak biasa terjadi," kata Acacio Cruz selaku Site Reliability Manager Gmail.

Diperkirakan, gangguan tersebut menimpa sampai 113 juta user di Eropa, Asia, Amerika Serikat dan wilayah lainnya. Sebelumnya, layanan Gmail juga sempat crash beberapa kali tahun lalu.

Sebagai salah satu kompensasi masalah tersebut, Google memperpanjang masa langganan Gmail berbayar yang didesain untuk bisnis secara gratis.


(fyk/faw)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Xiaomi Siapkan Tiga Ponsel Anyar?

    Xiaomi Siapkan Tiga Ponsel Anyar?

    Minggu, 16 Des 2018 17:26 WIB
    Tiga ponsel anyar Xiaomi dilaporkan telah mendapat sertifikasi dari China Compulsoru Certificate. Diperkirakan, trio tersebut tergabung kendalam lini Redmi 7.
  • Twitter Hapus Ratusan Ribu Akun Terorisme

    Twitter Hapus Ratusan Ribu Akun Terorisme

    Minggu, 16 Des 2018 16:05 WIB
    Twitter baru saja meluncurkan laporan transparansinya untuk enam bulan pertama tahun 2018 salah satunya mereka telah menghapus akun terkait terorisme.
  • Fitur Connect Apple Music Dimatikan

    Fitur Connect Apple Music Dimatikan

    Minggu, 16 Des 2018 08:09 WIB
    Di layanan Apple Music ada fitur media sosial layaknya Twitter, Facebook atapun Instagram yang dinamai Connect. Sayangnya umurmnya akan tamat di tahun 2019.
  • SoftBank Tak Lagi Pakai Huawei

    SoftBank Tak Lagi Pakai Huawei

    Minggu, 16 Des 2018 06:52 WIB
    Bisnis perlengkapan jaringan Huawei diterpa badai, di tengah kecurigaan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara lain menduganya melakukan praktik mata-mata.