Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
HP Mini 1000
Tinggalkan VIA, HP Berpaling ke Atom
HP Mini 1000

Tinggalkan VIA, HP Berpaling ke Atom


- detikInet

Jakarta - Mengawali tahun 2009, Hewlett-Packard (HP) menghadirkan sebuah produk laptop mini yang diklaim memadukan antara performa dan gaya, HP Mini 1000. Tak lagi menggunakan prosesor VIA, HP kini berpaling ke prosesor Atom.

Diungkapkan oleh Mariana Kasim, Marketing Director Imaging Printing Group and Personal Systems Group HP Indonesia, dalam acara peluncuran HP Mini 1000 di Djakarta Theatre, Kamis (8/1/2009), laptop ini hadir menyapa kalangan muda yang menginginkan perangkat PC untuk mobile. Dibanding produk sejenis di pasaran, HP Mini 1000 diklaim memiliki ukuran keyboard terbesar, yakni 92 persen dari ukuran normal, sehingga menghadirkan kenyamanan dalam mengetik.

HP Mini 1000 yang dibekali layar widescreen "infinity" diagonal 10,2 inchi ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan percakapan video dan percakapan bersama (conference) di mana pun tempatnya, dengan dukungan web cam, mikrofon, WLan yang sudah terpasang serta WWAN opsional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menampilkan kesan elegan HP Mini 1000 hadir dalam balutan warna hitam, serta menghadirkan keunikan Swirl Imprint, yang membentuk permukaan dengan motif seperti lapisan-lapisan gelombang yang melingkar-lingkar dan saling berkait sebagaimana gerakan energi.

Ditilik dari spesifikasi, HP Mini 1000 yang memiliki bobot 1,02 kg dan ketebalan kurang dari 1 inchi ini, tidakΒ  jauh berbeda dengan produk serupa di pasaran, yakni disokong oleh prosesor Intel Atom N270 160 Ghz, RAM 1 GB, dibekali dengan ethernal jack, dua port USB, koneksi Wifi , baterai 3 cell serta menggunakan Windows XP Home.

Disinggung perihal penggunaan prosesor Atom untuk menggantikan prosesor VIA, Primawan Badri, Market Development Manager Personal Systems Group HP mengungkapkan bahwa ini untuk menyesuaikan dengan tren pasar yang saat ini tengah berkembang.

Kendati spesifikasi yang ditawarkan hampir sama dengan rival-rivalnya, Mariana menegaskan bahwa keunggulan dari suatu produk tidak melulu dilihat dari spesifikasinya tapi juga dari brand, serta keunggulan pelayanan purna jual. (faw/ash)





Hide Ads