PT Flash Mobile, yang mengembangkan layanan tersebut, mengaku menggunakan piranti lunak Open Source. Tepatnya, Flash Mobile menggunakan Open Source untuk mengembangkan system switching gateway. Aplikasi itu dipergunakan sebagai sistem pendukung dalam pelayanan pemesanan tiket dan pembayaran kereta api di kantor pos.
"Kita kembangkan teknologi ini (switching gateway - red) dengan menggunakan Open Source. Para tenaga IT yang kita gunakan juga tenaga lokal," kata Operation Director PT Flash Mobile Andjar Firmansyah saat ditemui dalam peluncuran layanan pemesanan dan pembayaran tiket kereta api di kantor pos' di grand ballroom Hotel Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andjar mengatakan piranti lunak Open Source dipilih bukan karena murahnya. "Kita menggunakan Open Source bukan karena murah. Melainkan kerena dengan Open Source, bisa kembangkan dan modifikasi siapa saja," tuturnya.
Saat ini, Flash Mobile mengklaim tengah mengembangkan beberapa produk lain berbasis teknologi Open Source. Namun Andjar enggan menyebutkan produk yang tengah dikembangkannya. "Biar jadi kejutan. Yang jelas kita mengembangkan karya anak negeri," pungkas alumni Institut Teknologi Bandung ini. (afz/wsh)