Hal ini menepis gosip bahwa Apple bakal menelurkan laptop Mac murah di tengah gelontoran produk kompetitor dengan harga terjangkau. Mereka rupanya masih percaya diri dengan harga premium meski krisis ekonomi juga tengah melanda dunia.
Namun memang, dikutip detikINET dari AFP, Rabu (15/10/2008), inilah pertama kalinya Apple menjual laptop dengan harga kurang dari US$ 1000. Sedangkan jajaran baru model MacBook, MacBook Pro dan MacBook Air dihargai dari US$ 1,200 sampai US$ 2,500.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh MacBook versi baru dibekali dengan casing alumunium dan berbobot lebih ringan. Namun dengan fitur yang lebih bagus, harganya justru lebih murah jika dibandingkan sebagian versi sebelumnya.
Tak lupa, CEO Apple Steve Jobs yang mengumumkan pembaharuan jajaran laptop Apple ini menyatakan bahwa dia sehat-sehat saja. Memang sebelumnya, sempat ada gosip Jobs kena serangan jantung yang membuat saham Apple turun.
Komputer Mac dari Apple sendiri memiliki basis penggemar yang cukup luas. Menurut statistik industri, komputer MacBook mencakup 18 persen dari keseluruhan laptop yang terjual di AS.
Bincang seru soal laptop? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/dwn)