Eksekutif di Google ternyata laku di situs jejaring sosial. Lihat saja Sheryl Sandberg, VP Global Online Sales & Operations Google yang dibajak ke Facebook pada Maret 2008. Kemudian Joanna Shields yang kini menjadi Presiden jejaring sosial Bebo setelah tak lagi menjabat Managing Director Google untuk Eropa, Russia, Timur Tengah dan Afrika.
Kabar terbaru, Friendster, situs jejaring sosial yang sangat populer di Indonesia pun melakukan hal serupa. Adalah Richard Kimber, Managing Director of Sales and Operations for South East Asia di Google yang kini dipercaya menjadi CEO Friendster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan perubahan ini, CEO sebelumnya Kent Lindstrom akan menjabat Senior VP Corporate Development. Demikian dikutip detikINET dari siaran pers yang diterima, Selasa (5/8/2008).
"Friendster saat ini tumbuhΒ pesat sekali di Asia Pasifik dan menjadi yang terdepan dalam persaingan. Dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 75 juta, jelas sekali Friendster telah membuat dampak yang dramatis. Saya berharap dapat lebih meningkatkan pertumbuhkan bisnis kami seiring dengan pertumbuhan global kami yang terus berlanjut dan fokus yangΒ kuat di Asia," ujar Kimber.
Di saat yang sama Friendster juga mengumumkan adanya investasi modal ventura sebesar USD 20 juta. Artinya perusahaan itu telah mendapatkan USD 45 juta dalam dana investasi sejauh ini.
Situs pengamat perkembangan web, TechCrunch, mencatatkan Friendster sebagai situs yang paling banyak dikunjungi nomor 9 di dunia. Sedangkan dari sisi nilai kekayaan, Friendster berada pada posisi 16.
(wsh/amz)