Demikian diungkapkan Senior Vice President Personal Systems Group HP Asia Pacific & Japan, Adrian Koch dalam temu media terbatas di Hotel JW. Marriot Jakarta, Rabu (2/7/2008).
Koch menuturkan, ketika banyak vendor-vendor lain menggarap lahan bisnisnya di negara-negara besar semacam China dan India, HP kini justru coba untuk memfokuskan kepakan bisnis mereka di negara-negara berkembang. "Salah satunya adalah wilayah Asia Tenggara dan Selatan yang memiliki banyak negara berkembang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk bisa dikatakan suatu negara punya potensi, pertumbuhan bisnis di negara itu harus lebih cepat dari rata-rata pasar, tetapi juga harus mendapatkan profit yang bagus," imbuhnya.
Peran Desain
Dalam melempar produk ke suatu negara, HP juga mengaku tak asal kirim. Tiap produk yang diluncurkan harus disesuaikan dengan faktor spesifik di negara tersebut.
Faktor desain dari suatu produk juga dinilai mempunyai peran yang sangat penting dalam hal penerimaan pasar. Pasalnya menurut Koch, jika desain dari produk itu menarik, pelanggan akan bangga ketika membawanya kemana-mana.
"Contoh yang baru saja kita luncurkan adalah mini notebook PC. Yang coba untuk memberikan complete experience dengan harga terjangkau bagi pengguna," umbar Koch.
Mau ngobrol seputar komputer dan laptop? Gabung saja di detikINET Forum. (ash/fyk)