Namun, hubungan yang terjalin tersebut kini diterpa isu tak sedap. Hal ini didasarkan pada keputusan Dell yang bakal mulai menghentikan pendistribusian notebook berbasis chip AMD via online.
Saat ini di penjualan online-nya, Dell masih menyisakan dua laptop berbasis chip AMD, yakni Latitude D351 dan Vostro 1000. Produk tersebut diletakkan pada daftar penjualan di urutan bawah, setelah produk Dell lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja hal ini menjadi pukulan yang cukup telak bagi AMD. Sebab sebelumnya, pesaing utama Intel ini telah berjuang keras untuk menjadikan Dell sebagai pelanggan mereka, tapi ternyata kini produk mereka tak lagi termasuk dalam prioritas penjualan Dell. Demikian seperti dikutip detikINET dari Zdnetasia, Senin (11/2/2008).
Keputusan penghentian penjualan notebook berbasis chip AMD via internet ini disebut sebagai implikasi dari perubahan strategi penjualan Dell, yang ingin lebih memaksimalkan segmen retail mereka.
Hal ini sekaligus menambah daftar kepedihan AMD, mengingat bahwa mereka juga tengah dihadapkan pada berbagai situasi pelik, seperti masalah keuangan dan kekecewaannya pada ATI. (ash/ash)