Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jika Yahoo-Microsoft Merger
Siapa yang Senang, Siapa yang Meringis?
Jika Yahoo-Microsoft Merger

Siapa yang Senang, Siapa yang Meringis?


- detikInet

Hongkong - Jika Yahoo menerima pinangan dari Microsoft, akan ada pihak yang menyambutnya dengan suka ria. Tapi ada pula pihak yang akan merasa tersayat. Pihak yang bergembira dengan kabar ini adalah Alibaba.com, sebuah perusahaan dari Hongkong, sedangkan pihak yang meringis adalah mesin cari China, Baidu.

Mengapa demikian? Ini semua lantaran Yahoo memiliki 39 persen hak kepemilikan atas Alibaba Group, yang menyediakan layanan e-commerce bagi perusahaan skala kecil menengah di China dan dunia.

Selama ini Baidu menyediakan layanan untuk properti MSN Microsoft. Namun jika rencana merger ini terealisasi, ada kemungkinan Microsoft akan mengalihkannya ke Alibaba grup. Ini tentu akan merugikan Baidu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga saham Alibaba.com di Hongkong mengalami kenaikan dengan adanya rencana merger Microsoft-Yahoo ini, dan terus mengalami kenaikan hingga 17 persen. Sementara harga saham Baidu justru merosot 3,7 persen.

Seperti dikutip detikINET dari CNN, Jumat (8/2/2008), analis dari Deutsche Bank, Alan Hellawell menilai bahwa perpaduan Microsoft-Yahoo akan menciptakan sebuah persaingan sengit bagi Baidu.

Eric Wen, analis dari BNP Paribas Asia Securities, juga mengamini bahwa gabungan Microsoft-Yahoo akan meningkatkan persaingan di pasar mesin cari China, namun menurutnya akan sulit untuk menggeser dominasi Baidu, mengingat bahwa Baidu sudah merajai China. (dwn/dwn)




Hide Ads