Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2007, Pendapatan FXP di Indonesia Tumbuh 70%

2007, Pendapatan FXP di Indonesia Tumbuh 70%


- detikInet

Jakarta - Tahun 2007, merupakan tahun yang cukup menggembirakan bagi bisnis Fuji Xeros Printers (FXP) di Indonesia. Pendapatan mereka tumbuh 60-70% dibandingkan tahun 2006.

Teddy Susanto, Sales Manager FXP di Indonesia mengatakan, kontribusi terbesar dari pendapatan mereka berasal dari pemerintah dan perusahaan besar (major account). Komposisinya tak tanggung-tanggung, yakni hingga 40-45 persen.Β  Namun sayang, berapa besar nilainya tak diungkap Teddy.

Sementara itu, untuk 2008 FXP masih akan mempertahankan sumber pemasukan mereka dari kedua segmen pasar tersebut dan ditambah dengan mengoptimalkan segmen retail.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 140-150 ribu unit printer laser mono/color yang diprediksi bakal dikapalkan para produsen printer ke Indonesia, FXP menargetkan dapat mencuri sekitar 10% pangsa pasar. Lebih besar dari raihan mereka di 2007 yang masih tertahan di angka 8%.

Menurut Vincent Sim, Marketing Manager FXP untuk ASEAN, software pendukung menjadi salah satu elemen penting dalam strategi FXP. Salah satunya adalah dengan menautkan fitur auditron kepada printer low end FXP. Auditron merupakan sebuah fitur yang dapat mengontrol berapa banyak dan siapa saja yang boleh mencetak di printer tersebut. Fitur ini sebelumnya hanya dihadirkan di printer FXP kelas menengah keatas.

"Disamping itu, faktor hardware yang semakin mungil dan harga yang kian terjangkau juga menjadi elemen penting lainnya," ujar Sim, ketika peluncuran DocuPrint C1110B dan C1110 di Hotel Mulia Jakarta, Kamis petang, (24/1/2007).

Sementara itu James Henderson, Managing Director Asia Pasific & China FXP menambahkan, Indonesia merupakan salah satu lahan bisnis potensial mereka. "Bahkan, tingkat perkembangan pasarnya berada di urutan ke-8 di Asia Pasifik dan Cina," ungkapnya. (ash/ash)





Hide Ads