×
Ad

Tak Cuma Elon Musk, Ribuan Pegawai Biasa SpaceX Mendadak Tajir

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 13 Jun 2026 16:45 WIB
Peluncuran roket SpaceX. Foto: REUTERS/Steve Nesius
Jakarta -

Saham SpaceX melonjak, mendorong valuasi perusahaan roket tersebut melampaui USD 2 triliun. Pada hari Jumat, saham perusahaan antariksa yang dipimpin Elon Musk ini melonjak lebih dari 19% menjadi USD 160,95 per saham, sehingga nilai pasarnya sekitar USD 2,1 triliun.

"Ini adalah peluncuran yang sukses, tidak diragukan lagi. Permintaan publiknya ada, jadi itu hal bagus. Namun sekarang kita akan menunggu dan melihat apakah saham tersebut dapat mempertahankan harga atau apakah ini hanya didorong oleh euforia kerumunan investor ritel."" kata Jay Woods dari Freedom Capital Markets.

Elon Musk pun menjadi triliuner pertama di dunia. Namun, pencatatan saham ini tidak hanya akan menguntungkan Musk atau para eksekutif tingkat atas lainnya. Para pekerja biasa juga mendapatkan bagian keuntungan cukup besar.

Menurut analisis dari Hill.com yang dikutip New York Times, lebih dari 4.400 karyawan aktif maupun mantan karyawan SpaceX kemungkinan besar menjadi jutawan ketika perusahaan tersebut melantai di bursa. Bahkan sekitar 400 dari mereka diperkirakan akan mengantongi USD 100 juta atau lebih.

Dan mereka ini tidak semuanya adalah para petinggi perusahaan. The Times melaporkan beberapa karyawan yang mungkin mendapatkan kekayaan yang mengubah hidup ini termasuk karyawan kerah biru dengan upah per jam yang bekerja di lokasi peluncuran.

"IPO SpaceX diperkirakan akan menciptakan 4.000 jutawan baru, termasuk beberapa pekerja kantin yang paket kompensasinya mencakup opsi saham karyawan," tulis sebuah unggahan di X.

Hal ini mengungkap salah satu pelajaran paling ampuh dalam membangun kekayaan di Amerika yaitu aset yang tepat dapat mengubah hidup. Salah satu contoh karyawan SpaceX yang mendadak tajir adalah Trevor Hise, yang bergabung dengan SpaceX setelah lulus kuliah, meskipun orang tuanya menginginkan ia mengambil pekerjaan yang dinilai lebih stabil di General Electric.

Hise menghabiskan 12 tahun di SpaceX dan mengumpulkan lebih dari 100.000 lembar saham melalui pekerjaannya sebagai insinyur peluncuran. Pada perkiraan harga IPO sebesar USD 135 per saham, porsi kepemilikan tersebut akan bernilai setidaknya USD 13,5 juta.

Karena harga saham SpaceX melonjak, harta Hise pun terus naik. "Skala dari semua ini sungguh di luar nalar," kata Hise yang dikutip detikINET dari Yahoo News. Kini di usianya yang ke-37 tahun, Hise menganggap dirinya sudah setengah pensiun.



Simak Video "Video Presiden Meksiko Geram Dikaitkan dengan Kartel Narkoba oleh Elon Musk"

(fyk/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork